Arti Pertandingan Keseratus Liga Champions Dan Tugas Baru Bagi Arjen Robben

Jupp Heynckes Arjen Robben Bayern Munich, Jupp Heynckes Arjen Robben, Bayern Munich, Jupp Heynckes , Arjen Robben Bayern Munich, Jupp Heynckes Bayern Munich, Arjen Robben, Bundesliga, liga Jerman
Jupp Heynckes Arjen Robben Bayern Munich
Jupp Heynckes  Arjen Robben Bayern Munich, Jupp Heynckes  Arjen Robben, Bayern Munich, Jupp Heynckes , Arjen Robben Bayern Munich, Jupp Heynckes  Bayern Munich, Arjen Robben, Bundesliga, liga Jerman
Jupp Heynckes Arjen Robben Bayern Munich

Arjen Roben telah menjalani pertandingan keseratusnya di Liga Champions saat Bayern Munich menghadapi Celtic pagi dini hari tadi. Pertandingan yang diselenggarakan di Alianz Arena pukul 01.45 WIB, tersebut, ia memang tak berhasil menandainya dengan sebuah gol, namun secara keseluruhan, penampilan pribadinya  cukup bagus, salah satunya adalah sebuah assist untuk Mats Hummels, yang melengkapi pertandingan dengan gol ketiganya untuk membuatnya menjadi 3-0,

Ia pun sempat mengungkapkan perasaaannya tentang pertandingan ke-100 Liga Champinos yang jarang dimiliki oleh pemain lainnya dan mengatakan, “Saya tahu tentang hal itu sebelumnya. Saya telah menerima beberapa pesan dari teman-teman: ‘100 pertandingan di Liga Champions sangat spesial’, namun saya tidak mempersiapkan permainan dengan cara yang berbeda. Sebagai sebuah tim, rencananya akan tampil dengan performa bagus dan membangun kemenangan hari Sabtu [melawan Freiburg]. Saya pikir kami berhasil melakukannya.”.

Memang pelatih barunya mampu meraup semua pertandingan dengan kemenangan di musim ini. Namun Robben ingin semuanya tetap fokus dalam pertandingan, “Kami berada di jalur yang benar, tapi Anda tidak bisa terlalu membesar-besarkan hal-hal setelah dua pertandingan. Pelatih membuatnya sangat jelas apa yang ingin dia lihat. “

“Sebagai pemain, kita semua tahu siapa yang bertanggung jawab dan apa yang ia minta dari tim dan individu. Kita kemudian perlu menerapkannya di lapangan. Kami telah memperbaiki beberapa hal, namun masih ada ruang untuk perbaikan. Kita tidak bisa membiarkan diri kita bahagia – kita perlu melanjutkannya dengan cara ini.”.

Heynckes sendiri juga telah membawa peraturan baru mengenai ketepatan waktu dan disiplin.  Robben pun menganggapi hal ini, “ Anda selalu membutuhkan tingkat disiplin tertentu, karena pemain yang bekerja sama dengannya empat atau lima tahun yang lalu, pasti tahu. Tidak banyak yang baru, tapi masih sedikit berbeda. Kapan pun pelatih baru masuk ada perubahan dan di luar lapangan.”

Pelatih Bayern tersebut kini banyak memberi penekanan terhadap pertahanan, dan Robben sendiri sering mundur dari posisinya bahkan sempat melakukan sliding tackle dalam pertandingan tersebut. Ia memiliki tugas lebih defensif, Namun perubahan posisi tersebut tak membuatnya mempermasalahkan hal tersebut. “kami  semua bekerja sama maju ke depan dan di belakang. Memperkuat posisi bertahan adalah bagian dari itu. Kekuatan saya – dan penyerang lainnya – tentu saja berada lebih jauh di lapangan, tapi kami memerlukan tingkat stabilitas untuk struktur kami. Saya mengatakan kepada pelatih bahwa jika dia membutuhkan bek kanan, dia tahu di mana menemukannya!”

Sepertinya penanganan Bayern ditangan Heynckes memang sudah sesuai dengan harapan,  dimana jika saat ini yang melatih adalah Ancelotti, kemungkinan Robben tak mengatakan seperti itu.