Komite Hukum Ligue 1 Akan Periksa Keluhan Dari Pemain Sayap PSG Yang Disingkirkan Secara Halus

Hatem Ben Arfa PSG,Hatem Ben Arfa, PSG,, Ligue 1, Liga Prancis
Hatem Ben Arfa PSG On Bench
Hatem Ben Arfa PSG,Hatem Ben Arfa, PSG,, Ligue 1, Liga Prancis
Hatem Ben Arfa PSG On Bench

Komite Hukum Ligue 1 sedang mengatur untuk mempertimbangkan keluhan dari pemain sayap Paris Saint Germain, Hatem Ben Arfa. Pasalnya pada hari Selasa waktu setempat lalu, Ia dan pengacaranya mengadukan masalah yang terkait dengan klubnya yang melupakan sang pemain dari daftar startier ataupun sebagai pemain cadangan, bahkan saat latihan di tim utama dia tidak dilibatkan.

Pemain berusia 30 tahun tersebut direkrut oleh raksasa Liga Prancis dari rivalnya OCC Nice pada musim panas 2016 lalu. Ia pun cukup tampil memukau bahkan mencetak 17 gol dari 34 pertandingan yang melibatkannya dari awal Januari Ia drrekrut dari Newcastle United. Tentu angka tersebut cukup menarik untuk PSG yang kehilangan Zlatan Ibramovic menuju Manchester United.

Namun di musim ini, ia belum mencicipi satu pertandingan pun bahkan ia dikecualikan dari sesi pertama tim pada awal September. Pekan lalu pengacaranya Jean-Jacques Bertrand menghubungi liga (LFP) setelah pemain bernomor punggung 21 diturunkan jabatannya lagi.

Le Parisien melaporkan pada hari Selasa lalu bahwa semua pihak yang terlibat dalam perselisihan tersebut – termasuk Ben Arfa dan direktur PSG – dapat dipanggil untuk memberikan bukti sebelum komite tersebut sebelum persidangan akan dimulai dua minggu mendatang.

“Panitia akan memeriksa keluhan kami dan meminta PSG untuk menanggapinya,” kata Bertrand kepada Le Parisien.

Bertrand juga mengatakan bahwa PSG memaksa kliennya untuk berlatih dengan pemain muda dan mencoret dari latihan tim utama adalah diskriminasi. Bagian dari piagam LFP telah menyatakan bahwa pemain yang dikontrak secara profesional seharusnya hanya diturunkan berdasarkan alasan sementara yang terkait secara eksklusif dengan pengelolaan skuad.

Manajer PSG Jumat lalu Unai Emery mengatakan dalam sebuah konferensi pers bahwa Ben Arfa telah ditinggalkan di klub karena dia tidak akan terlibat dalam skuad untuk pertandingan akhir pekan menghadapi Bordeaux. Pemain internasional Prancis itu belum dimainkan di musim ini setelah menolak penawaran klub untuk meninggalkan Parc des Princes selama musim panas.

PSG sempat terlibat kejadian serupa di tahun 2011 lalu. Pada kesempatan itu, liga memerintahkan mereka untuk mengizinkan Peguy Luyindula untuk melanjutkan latihan tim pertama setelah striker tersebut berhasil mengajukan banding atas keputusan klub tersebut untuk mengecualikannya. Dan Bertrand berharap hal tersebut akan memberikan hasil yang untuk kliennya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*