Pendukung Marseille Pasang Spanduk Yang Ditujukan Kepada Patrice Evra

Marseille Fans Banner, Pattrice Evra, Marseille vs Caen, Pattrice Evra kick
Marseille vs Caen Fans Banner untuk Pattrice Evra
Marseille Fans Banner, Pattrice Evra, Marseille vs Caen, Pattrice Evra kick
Marseille vs Caen Fans Banner untuk Patrice Evra

Bek kiri Olympique de Marseille yaitu Patrice Evra dikenakan sangsi tidak bisa bermain tanpa batas waktu oleh klubnya, pasalnya ia melakukan insiden yang memalukan saat menghadapi Vitoria SC atau yang dikenal dengan Vitoria de Guimaraes dari Portugal dengan menendang kepala penggemarnya.

Bentrokan tersebut terjadi pada tanggal 3 November lalu pukul 03.05 WIB, dimana Marseille menjalani ajang kompetisi Liga Eropa, mengunjungi markas Guimaraes di stadio D. Afonso Henriques. Namun insiden tersebut terjadi sebelum kedua kubu bertanding. Dimana mereka sedang melakukan pemanasan. Diketahui sang penggemar dilaporkan “mengejek” saat dia berlatih dan Evra pun menendang penggemar Marseille, mengenai kepalanya. Pelatih Marseille yaitu Rudi Garcia sempat mengkritik para penggemar, tapi juga mengkritik Evra karena bereaksi terhadap provokasi tersebut.

Namun yang jelas Evra mendapatkan kartu merah dan diusir dari lapangan membuat Marseille menjalani pertandingan dengan 10 orang pemain dari awal laga. Hasilnya walaupun mampu cenderung unggul dalam penguasaan bola terutama babak kedua namun mereka gagal menahan serangan tuan rumah menjelang 10 menit babak kedua akan berakhir. Hal tersebut diperparah oleh kartu kuning kedua yang dimiliki Boubacar Kamara dalam laga tersebut di menit ke 87. Sehingga membuat mereka mengakhri laga menelan kekalahan 1-0.

Sehari setelah perselisihan Evra dengan seorang penggemar, dia diskors dan tidak bisa bermain tanpa batas waktu oleh Marseille, menunggu sebuah wawancara dengan pemain mengenai tingkah lakunya dan penyelidikan lebih lanjut sebelum ada sanksi lain yang dikenakan padanya. Marseille mengeluarkan sebuah pernyataan terkait insiden tersebut, mengutuk tindakan Evra. Dia juga menerima tuduhan melakukan kekerasan dari UEFA sebagai konsekuensinya.

Penggemar Marseille telah meminta pemain tersebut untuk “menghormati” mereka dan tim, Dan, saat Maseille turun ke lapangan untuk pertama kalinya sejak kejadian tersebut, pendukung mereka merespon dengan spanduk di Stade Velodrome saat menghadapi Caen diakhir pekan lalu, mempertanyakan sikap Evra.

“Cinta untuk kemeja, menghormati penggemar, profesionalisme Apakah terlalu banyak Meminta?” tulisan Spanduk tersebut yang terbentang saat laga tersebut. Beruntung, Marseille bisa memberikan sedikit senyuman kepada penggemarnya dengan menjebol gawang Caen sebanyak lima kali tanpa balas.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*