Saran Mantan Pemain Strasborug Mampu Taklukan PSG Untuk Pertama Kali Dimusim Ini

Strasborug vs PSG 2017, Ligue 1, Raymond Domenech
Strasborug vs PSG 2017 2-1
Strasborug vs PSG 2017, Ligue 1, Raymond Domenech
Strasborug vs PSG 2017 2-1

Pada pertandingan menghadapi Paris Saint Germain, Strasbourg berhasil menaklukan raksasa Liga Prancis tersebut untuk pertama kalinya di musim ini. Hal tersebut salah satunya karena saran dari salah satu mantan pemainya yang kini melatih timnas Brittany, yaitu Raymond Domenech.

Memang dalam pertandingan yang diselenggarakan pada hari kemarin malam pada pukul 23.00 WIB di Stade de la Meinau, Strasbourg menjalani pertandingan putraran ke-16 Ligue 1 menghadapi PSG. Tentu sangat sulit bagi tim papan bawah seperti mereka, yang baru saja dipromosikan ke kompetisi tertinggi di Prancis musim ini, untuk menaklukan PSG.

Namun nyatanya mereka mampu berhasil menjebol dua kali gawang yang dijaga oleh Alphonse Areola, walaupun sempat kebobolan selama satu kali oleh Kylian Mbappe. Padahal PSG sangat mendominasi permainan saat itu, dikedua babaknya.

Setelah ditelusuri , mantan pemain Strasbourg yang pernah melatih timnas Prancis, Raymond Domenech,  telah saran kepada mantan timnya tentang bagaimana cara membuat perbedaan menghadapi PSG. Salah satunya adalah menghentikan pemain bintang mereka dari Brasil, yaitu Neymar.

Memang pelatih 65 tahun pernah menjadi pemain bek kiri untuk Strasbourg dan PSG selama karir bermainnya dan sempat berbicara menjelang pertemuan kedua mantan klubnya. Domenech sendiri tidak yakin dengan kemampuan Strasbourg untuk mengalahkan The Parisiens dan telah mendesak mereka untuk menghentikan Neymar dengan cara apapun.

Dia mengakui bahwa persiapan untuk pertandingan sebesar ini akan sulit bagi pemain Strasbourg, tapi seandainya dia bermain, makan gameplannya akan difokuskan sepenuhnya pada menghentikan pemain internasional Brasil.

“Ini adalah hal pribadi, setiap pemain memiliki caranya sendiri untuk melakukannya,” kata Domenech kepada situs resmi klub Strasbourg. “Namun bagi saya, melawan Neymar, saya akan menantinya , menunjukkan kepadanya siapa saya, ‘menggigitnya’, membuat hidupnya sulit, tapi apakah cukup untuk menghentikan armada semacam itu?”

Domenech tidak percaya Strasbourg memiliki kesempatan untuk memenangkan pertandingan, dengan mengatakan,  “Tidak, pasti tidak. Itu akan menjadi khayalan.  Tapi itu bisa membentuk tim untuk masa depan. Untuk mengembangkan pola pikir defensif secara kolektif yang mereka perlukan dalam perjuangannya untuk bertahan hidup (di Ligue 1). “.

Saat ini, Domenech melatih timans Brittany dan dengan saran jitunya yang membawa Strasbourg menjauh dari zona degradasi, kemunkinan ia akan dimintai pendapatnya lagi di masa depan.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*